Rumah Sosial Kutub Kembali Salurkan Dana Program Sedekah Minyak Jelantah

Jika kemarin (Rabu, 27/10) Rumah Sosial Kutub melakukan penyaluran dana dari program sedekah minyak jelantah untuk adik-adik yatim. Hari ini, Kamis (28/10) Rumah Sosial Kutub kembali melakukan kegiatan penyaluran sedekahnya. Pada penyaluran sedekah kali ini, yang menjadi sasaran penerima manfaatnya adalah kaum dhuafa di Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat.

Kegiatan penyaluran yang bersempena dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini dilaksanakan langsung di Kantor Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Acara ini juga langsung dihadiri Lurah Kapuk, Ujang Sungkawa beserta Ketua TP PKK Kelurahan Kapuk, Utami Wisdiyanti.

“Kita sangat menyambut baik inisiatif ini, oleh karena itu saya menghimbau agar seluruh warga semakin bersemangat untuk melakukan sedekah jelantah ini, karena dengan ini bisa saling membantu,” himbau Ujang Sungkawa.

Menurutnya kegiatan seperti ini juga sangat membantu, terutama dalam situasi ekonomi seperti saat ini. “Sangat terbantukan dengan program santunan dhuafa ini,” sampainya.

Kegiatan sedekah minyak jelantah yang dipelopori oleh Rumah Sosial Kutub ini sudah tersebar di berbagai daerah. Untuk DKI Jakarta sendiri sudah hampir menyentuh semua kota, bahkan nantinya akan digenapkan dengan gerakan sedekah minyak jelantah di Kepulauan Seribu. Salah satu mitra Rumah Sosial Kutub dalam melakukan gerakan ini adalah ibu-ibu TP PKK.

“Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang terlibat dalam gerakan ini, salah satunya adalah ibu-ibu tangguh yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK, semoga kolaborasi dalam kebaikan ini tetap terus berjalan,” sampai Suhito selaku Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub.

Program sedekah minyak jelantah sendiri tidak hanya berupaya untuk menggerakkan setiap individu atau keluarga untuk terlibat aktif. Tetapi juga mendorong agar setiap individu atau keluarga itu bisa memaksimalkan perannya dalam berpartisipasi untuk melakukan pengelolaan lingkungan secara mandiri. (sumber: kumparan.com)

Berita Lainnya:

Leave a Replay