7 Kita Menjaga Hati Tetap Suci

Hati menjadi indikator baik buruknya diri. Jadi, mau kiat agar hati tetap suci?

Kita tahu bahwa ternyata manusia itu tidak hanya fisiknya saja yang memerlukan asupan makanan dan minuman. Namun, hatinya pun butuh.Oh iya, hati disini bukan hati yang menghasilkan empedu lho. Namun ialah qolbu dimana bila ia baik, maka akan baik semua jasadnya.

Seperti yang Rasulullah SAW sabdakan, dari Nu’man bin Basyir Radiyallahu ‘anhuma. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Ingatlah bahwa didalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati. (HR. Bukhari dan Muslim)

Sekelas Rasulullah SAW saja yang sudah dijamin surga dan keagungan kualitas iman dan akhlaknya. Masih takut berpaling kepada Allah, sampai-sampai beliau senantiasa Qiyamullail hingga kakinya bengkak. Lalu apa kabar dengan kita yang sangat jauh kualitas imannya ya? Shalat wajib aja masih suka nunda-nunda.

Nah, ada beberapa tips nih buat asupan hati kita agar tak mudah mati atau ketika sedang futur/layu, ia bisa segera terobati.

Pertama, Mentauhidkan Allah.
Ingat, bahwa kita diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah. Seperti firman-Nya yang terdapat dalam QS. Adz Dzariyat: 56. Makannya kita harus ingat, bahwa semua amalan baik yang dilakukan jika tidak di landasi dengan iman dan tauhid kepada Allah pastilah tiada berguna di akhirat.

Kedua, Senantiasa Berdo’a.
Jangan pernah sekali-kali melupakan do’a. Karena jika kita menginginkan sesuatu, kita disuruh berdo’a kepada Allah Ta’ala seperti dalam firman-Nya yang terdapat pada Qs. Ghafir: 60. Ingat ya sahabat bahwa hidayah itu hanya milik Allah, jadi sangat perlu bagi kita untuk meminta melalui do’a kepada Allah Ta’ala.

Ketiga, Senantiasa Dekatkan Diri Dengan Kalamullah (Al Qur’an)
Al Qur’an adalah pedoman pertama dan utama untuk kita, umat muslim. Karena di dalam Al Qur’an terdapat banyak petunjuk serta hikmah-hikmah yang tentunya sangat bisa untuk menjadikan kita lebih lurus dalam menjalani hidup. Insyaa Allah

Keempat, Jauhi Maksiat dan Selalu Isi Jiwa Dengan Ketaatan.
Yuk bismillah, sekuat tenaga dan sebisa mungkin untuk menjauhi maksiat. Jika terbesit untuk melakukan maksiat atau sempat melakukannya, segeralah untuk beristighfar dan bertaubat kepada Allah Ta’ala.

Kelima, Menjaga Diri Dari Penyakit Hati.
Hasad, ‘ujub, riya’, sombong maupun yang lainnya merupakan penyakit yang mampu mematikan hati. Sebisa mungkin selalulah untuk menjaga diri dari segala penyakit hati tersebut ya sahabat!

Keenam, Senantiasa Mengingat Kematian.
Hidup itu singkat, dan kita semua bisa mati kapan saja. Oleh sebab itu, sebagai seorang hamba, kita harus senantiasa mengingat kematian dan berhati-hati agar tidak terjerumus dalam lubang dosa.

Ketujuh, Bertemanlah dan Tinggallah Di Lingkungan yang Baik.
Dua faktor diatas sangat mempengaruhi karakter, akhlak dan agama seseorang lho sob. Jadi, lebih selektiflah dalam berteman dan memilih lingkungan kehidupan ya!

Inilah  7 kiat yang merupakan beberapa solusi untuk mensucikan jiwa. Semoga, dengan kita mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari menjadikan kita lebih dekat dengan ketaatan dan malas untuk melakukan kemaksiatan. Aamiin

Berita Lainnya:

Leave a Replay